Friday, 10 April 2020
Tangkal Hoax Corona, Diskominfo dan Disdik OKI Latih Guru Jadi Hoax Buster

Tangkal Hoax Corona, Diskominfo dan Disdik OKI Latih Guru Jadi Hoax Buster Featured

OKI --- Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ogan Komering Ilir dan Dinas Pendidikan OKI bekerjasama dengan Anpasa Entertainment menggelar Pelatihan Hoax Busting dan Digital Hygiene serta Spiritual Motivation Training Bagi Tenaga Pendidik di jajaran Pemkab OKI, Selasa,(8/3).
.
Kegiatan yang didukung oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten OKI bersama Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten OKI ini menghadirkan trainer bersertifikasi Google dan Direktur Internusa Palembang.
.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. OKI melalui Plt. Kepala Bidang Pelayanan Komunikasi Publik Diskominfo OKI, Adi Yanto S.Pd mengatakan Indonesia mengalami darurat hoax seiring juga dengan kondisi pandemic kesehatan global menyebarnya virus corona (Covid-19).

“Kita memang berada pada situasi menurunnya kesehatan global dengan adanya pandemic virus corona. Namun yang dikhatirkan justru beredarnya hoax tentang corona yang malah menyebarkan ketakutan dan kekhawatiran di tengah masyarakat” Ungkap Adi .
.
Dikatakan Adi sejak 16 Maret lalu kementrian Komunikasi dan Informatika telah memantau sebanyak 160 hoax tentang corona. Bahkan di OKI pun turut terjadi.

"Berdasarkan penelusuran kami bahwa sejak tanggal 16 Maret ratusan hoax tentang corona telah beredar. Bahkan di OKI kemarin kita mengalaminya sendiri bahwa ada informasi yang menyebar di media sosial yang menyatakan ada 6 warga OKI yang suspect corona ini tentu meresahkan” tambah Adi.
.
Diskominfo OKI yang ditugasi sebagai tim komunikasi publik pada satgas penanggulangan Covid-19 di Kabupaten OKI tambah Adi mempunyai kewajiban untuk menyampaikan informasi yang benar terkait Covid-19.
.
“Kami lakukan klarifikasi, agar masyarakat tidak khawatir” tambahnya.
.
Adi juga berterimakasih kepada jajaran organisasi Wartawan di Kabupaten OKI yang telah mendukung pemerintah dalam menjernihkan informasi dan memberi ketentraman kepada masyarakat.
Adi menghimbau agar masyarakat jangan mudah percaya dengan berita-berita yang beredar terkait penyebaran virus Corona.


Media

About Author