Monday, 19 November 2018

Kabupaten OKI Raih Penghargaan Peduli HAM

Kabupaten Ogan Komering Ilir menerima penghargaan bidang Hak Asasi Manusia (HAM) dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Republik Indonesia.

Bupati OKI, H. Iskandar, SE yang diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda OKI, Drs. H. Antonius Leonardo, M. Si yang menerima penghargaan, Minggu, (10/12) di

Solo mengatakan penilaian kota/kabupaten peduli HAM didasarkan  kriteria terpenuhinya hak-hak dasar masyarakat antara lain, hak atas kesehatan, hak atas pendidikan, hak

perempuan dan anak, hak atas kependudukan, hak atas pekerjaan, hak atas perumahan yang layak, dan hak atas lingkungan yang berkelanjutan.

“Penilaian kriteria daerah kabupaten dan kota Peduli HAM ini diukur berdasarkan indikator struktur, proses dan hasil,” ujarnya.

Dalam rangka Peringatan Hari HAM sedunia pada tahun ini diberikan penghargaan kepada 351 Kabupaten/kota  yang memenuhi kategori Peduli HAM dan 83 kabupaten/kota

yang dikategorikan Cukup Peduli HAM “OKI masuk kategori cukup peduli Ini sebuah hasil yang cukup memuaskan,” katanya.

 

Presiden Joko Widodo saat membuka Peringatan Hari HAM Sedunia mengakui masih banyak pekerjaan rumah untuk penegakan Hak Asasi Manusia (HAM) yang belum

dikerjakan oleh pemerintah. “Saya menyadari masih banyak pekerjaan besar, pekerjaan rumah perihal penegakan HAM yang belum bisa tuntas diselesaikan,” kata Presiden Joko

Widodo di Solo. Namun menurut Presiden Jokowi sudah banyak pula upaya pemerintah untuk menyediakan layanan-layanan dasar bagi masyarakat.

Presiden juga mengapresiasi upaya keras dari semua pihak yang telah memberikan kontribusi nyata untuk penegakan prinsip-prinsip HAM di Indonesia, mengapresasi kepada

para gubernur, para walikota, para bupati yang mengembangkan human rights cities dan mengembangkan daerah yang berwawasan HAM.

About Author