Tuesday, 20 August 2019
Rapat Bersama Kepala Badan Intelijen Daerah Provinsi Sumsel dan Komunitas Intelijen Daerah (Koninda) Kab. OKUT, Kab. OI, dan Kab. OKI Terkait Antisipasi dan Penanganan Konflik Lahan Perbatasan Provinsi Sumsel dengan Lampung.

Rapat Bersama Kepala Badan Intelijen Daerah Provinsi Sumsel dan Komunitas Intelijen Daerah (Koninda) Kab. OKUT, Kab. OI, dan Kab. OKI Terkait Antisipasi dan Penanganan Konflik Lahan Perbatasan Provinsi Sumsel dengan Lampung.

Selasa (30/7/2019) digelar Rapat Bersama Kepala Badan Intelijen Daerah Provinsi Sumsel dan Komunitas Intelijen Daerah (Koninda) Kab. OKUT, Kab. OI, dan Kab. OKI Terkait Antisipasi dan Penanganan Konflik Lahan Perbatasan Provinsi Sumsel dengan Lampung bertempat di Ruang Rapat Bende Seguguk I dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kab. OKI H. Husin, S.Pd, MM, Kabinda Prov. Sumsel Brigjen Ruddy Prasetyo, M.Han, Koninda OKI, Koninda OKUT, Koninda OI, dan OPD terkait


Sekretaris Daerah mengatakan Ogan Komering Ilir memiliki cakupan wilayah yang sangat luas, bahkan beberapa kecamatan merupakan daerah yang terpencil dan terpencar dengan akses transportasi yang sulit. OKI berbatasan dengan Banyuasin, Ogan Ilir, Palembang, Lampung, Bangka Selatan, dll. Secara administratif hampir semua desa sudah memiliki legalitas namun diakuinya beberapa daerah masih meninggalkan masalah dalam hal batas wilayah yang berpotensi menimbulkan konflik namun dengan koordinasi antar forkopimda dan antar pemerintah daerah agar situasi tetap kondusif.


Dalam acara tersebut didiskusikan beberapa masalah terkait dengan batas wilayah dan penangangannya agar situasi masyarakat tidak terjadi gesekan dan konflik yang berkelanjutan.

About Author