Saturday, 15 December 2018
kaboki

kaboki

Wednesday, 23 August 2017 11:48

E GOVERMEN, Komitmen Untuk Di Terapkan

Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir komitmen untuk menerapkan e-Government salah satunya melalui Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) dan aplikasi ikutannya (SiRUP, Sismon TEPRA, dan SIKaP) telah diagregasikan dalam Inaproc yang menghubungkan data yang diperlukan antar aplikasi. Agregasi data penyedia barang dan jasa juga telah dilakukan sejak 2012

.
Komitmen ini dilakukan dengan melatih sejumlah pejabat pengadaan dan administrator dilingkungan Pemkan OKI, Rabu, (23/8).

​Bupati OKI, H Iskandar SE melalui Sekretatis Daerah (Sekda) OKI, H Husin SPd MM mengatakan, perkembangan TIK ini diarahkan kepada ketersediaan informasi dan data yang​ menghubungkan dari satu instansi ke instansi lainnya. “Secara otomatis, pemerintah harus mampu memberikan pelayanan umum yang cepat, profesionalitas dan transparan,” kata Husin saat membuka bimtek yang digelar di Setda OKI tersebut.

“Sebagai bagian dari pelayanan umum, pebgadaan barang atau jasa, pemerintah merupakan salah satu aktivitas yang selalu menjadi sorotan,” lanjutnya.

Oleh karena itu, Husin berharap, melalui kegiatan bimtek tersebut permasalahan terkait oengadaan barang dan jasa pemerintah terus berkurang. “Berkaitan dengan penggunaan aplikasi SIRUP yang dibahas hari ini, maka pada saat ini beberapa fitur SIRUP dapat digunakan untuk memfasilitasi K/L/D/I dalam mengumumkan RUP pada websitenya masing-masing, baik yang sifatnya manual maupun otomatis yang juga merupakan futur yang terdapat pada SIRUP,” jelasnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, pada kesempatan ini, maka dilaksanakanlah Bimtek dan Sosialisasi Sistem lnformasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) yang berupa Sosialisasi Kebijakan SIRUP dan Pelatihan Teknis Penggunaan Aplikasi SIRUP.

“Diharapkan, bagi peserta bimtek yang mewakili masing-masing instansi ini dapat mengikuti bimtek dengan baik sehingga dapat menjalankan SIRUP dan membagi apa yang didapatkan kepada rekan kerja hingga pimpinan tempat saudara bekerja,” pungkasnya.

Tujuh Puluh Dua Tahun Indonesia merdeka bagi Bupati OKI, H. Iskandar, SE dimaknai sebagai upaya menunaikan Janji kemerdekaan untuk mewujudkan pemerataan

pembangunan. “Agar masyarakat yang berada di pinggiran, di pelosok, di desa-desa, di kawasan terpencil merasakan hadirnya pemerintah, merasakan buah pembangunan”

Ungkap Bupati Iskandar, Kamis, (17/8) lalu. Harapan dan cita-cita Bupati Iskandar mulai terwujud. Salah satunya dibidang pendidikan dan kesehatan. Meski berada di wilayah

perairan OKI SDN 1 Timbul Harjo yang terletak di Kecamatan Air Sugihan OKI menjadi terbaik III Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat nasional.

 

 

Penghargaan Prestisius tersebut diserahkan langsung oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Prof. Dr. Phil Kamaruddin Amin, M.A di Hotel Kartika

Chandra, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat, (18/8). Bupati OKI yang diwakili Kepala Dinas Kesehatan, H. M. Lubis, M. Kes saat mendampingi kepala sekolah SDN 1

Timbul Harjo mengatakan penghargaan ini menjadi motivasi bagi sekolah sekolah lain di OKI untuk menerapkan pola hidup sehat di sekolah. “Terima kasih kepada Tim Pembina

UKS setiap jenjang administrasi semoga kegiatan yang  terintegrasi ini mempercepat mewujudkan generasi yg sehat dan cerdas. Kata kuncinya mari kita budayakan PHBS dalam

kehidupan sehari hari” Ungkap Lubis. Selain sekolah sehat Puskesma Air Sugihan juga mendapat penghargaan dari Kementerian Kesehatan sebagai Puskesmas Pembina terbaik

ungkap Lubis. Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional dinilai langsung oleh empat kementerian yang bersama-sama menilai sekolah dari tingkat Taman Kanak-kanak (TK) hingga

Sekolah  Menengah Atas (SMA). Lomba digelar dengan berbagai tahapan di seluruh kabupaten/kota dan provinsi se-Indonesia. Para peserta memperebutkan dua kategori

pemenang  sekolah kinerja terbaik (best performance) dan sekolah pencapaian terbaik (best achievement).

 

 

Empat kementerian yang terlibat yaitu Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayan, Kementerian Agama dan Kementerian Dalam Negeri.

Sebagai pemenang SDN 1 Timbul Harjo dinilai telah berhasil menerapkan Pola Hidup Bersih Sehat pada siswa-siswanya sejak dini.

Kepala Sekolah SDN 1 Timbul Harjo, Damsi, S. Pd mengatakan bahwa tujuan Lomba Sekolah Sehat ini sejalan dengan visi dan misi sekolah tersebut. “Sesuai dengan visi misi

sekolah, menciptakan anak-anak yang sehat jasmani dan rohani,” kata Damsi.

“Kita sejak awal selalu berusaha lebih baik lagi. Ternyata dalam UKS itu banyak sekali program-program yang anak-anak dan warga sekolah tidak mengetahui. Seperti bagaimana

menjaga kesehatan yang tidak hanya sehat jasmani juga rohani, dan dua-duanya harus seimbang,” kata dia.

Lebih lanjut, mengatakan untuk mencapai juara lomba tingkat nasional harus melalui penyisihan beberapa tahapan. “Kita dinilai mulai dari regional kecamatan, sekolahan se

Kabupaten OKI, di provinsi dan sampai tingkat nasional,” kata dia.

SDN 1 Timbul Harjo memiliki tiga pokok dalam membangun sekolah sehat, yaitu pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, dan pembinaan lingkungan sekolah sehat.

Karnaval Seni budaya telah menjadi agenda tahunan dan terus dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumatera Selatan. Terkhusus dalam
 
rangkaian Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Seperti halnya pada HUT RI Ke 72 Tahun 2017.
 
Kegiatan yang dipusatkan di Kota Kayuagung OKI, Sabtu (19/8/2017) tersebut, Di ramaikan oleh Ribuan Peserta Karnaval mulai dari anak-anak tingkat taman Kanak-kanak
 
hingga Sekolah Menengah Atas atau Kejuruan yang berasal dari dalam wilayah Kabupaten OKI.
 
Tidak hanya itu, Kegiatan itu juga turut diramaikan oleh Peserta dewasa dari Elemen Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diruang lingkup pemerintahan OKI mulai dari tingkat
 
Kabupaten hingga Kecamatan sehingga menambah semarak perhelatan akbar tersebut.
 
 
Dimana kesemua peserta dalam Karnaval seni budaya mengenakan beraneka ragam pakaian adat tradisional, Pengantin dan jenis pakaian lainnya lengkap dengan pernak pernik
 
atau atribut serta segudang atraksi yang dipersembahkan.
 
Meski tidak berbeda jauh dari tahun tahun sebelumnya, Tetapi terasa istimewa karena disaksikan dan disambut langsung oleh Bupati OKI H Iskandar, SE dan Istri (Hj Lindasari-
 
Red) serta Kepala Institusi dalam Kabupaten OKI antaranya Dandim 0402/OKI Letkol Inf Seprianizar dan lainnya.
 
Kehadiran orang nomor satu di bumi bende seguguk beserta lainnya digaris finish menjadi motivasi tersendiri bagi peserta Karnaval bahkan Penonton pun membludak
 
membanjiri sepanjang jalan protokol yang dilalui rombongan karnaval dan seantero lokasi finish.
 
 
Marwan (35), Salah satu warga Kayuagung sekaligus penonton karnaval seni budaya ketika di bincangi awak media ini menuturkan bahwa dirinya sengaja mengajak serta Istri
 
dan anak-anaknya datang ke lokasi demi menyaksikan jalan Karnaval.
 
“Sayang dilewatkan dek, inikan setahun sekali dan alhamdulillah sejak dulu karnaval seni budaya selalu kami nantikan,” Kata dia seraya menambahkan selain sebagai wujud
 
syukur dalam mengisi kemerdekaan hal ini juga merupakan salah satu cara melestarikan tradisi.
 
Hal senada juga dikatakan, Edo (25) warga lainnya, bahwa tidak hanya menonton dahulu dia waktu kecil pernah terlibat atau berpartisipasi langsung menjadi peserta Karnaval.
 
“Sekarang memang menonton, Tapi dulu waktu aku kecil pernah ikutan menjadi peserta Karnaval,” Aku nya sambil berlalu, merangsek masuk ke dalam kerumunan warga yang
 
tengah asyik menonton ke bagian terdepan.

Dalam rangkaian peringatan hari ulang tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-72, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI) melaksanakan acara ramah tamah dan

resepsi kenegaraan, yang berlangsung di rumah dinas pendopoan Kabupaten OKI, Kamis malam (17/8/2017).

 

Bupati OKI, H Iskandar SE dalam sambutannya mengatakan Acara malam resepsi kenegaraan dan syukuran yang diselenggarakan merupakan malam puncak peringatan HUT

ke-72 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

 

“Acara ini merupakan wujud rasa syukur serta terima kasih kita, menghormati dan menghargai semua perjuangan, pengorbanan para pahlawan dan para pemimpin yang telah

mendahului kita, demi melahirkan bangsa dan negara Indonesia, termasuk daerah Kabupaten OKI,” katanya.

Sesuai dengan tema indonesia kerja bersama mari kita bersama membangun OKI dari desa untuk mewujudkan Kabupaten OKI yang mandiri dan sejahtera (Mandira)

berlandaskan iman dan taqwa,” ujar H Iskandar.

 

H Iskandar juga mengatakan, jadikan momen ini sebagai titik tolak kebangkitan masyarakat di bumi bende seguguk dengan kerja bersama serta bahu membahu, untuk mengisi

kemerdekaan yang telah kita peroleh saat ini dengan pembangunan yang dimulai dari pada desa,” ungkapnya.

 

Sebelumnya pada kesempatan tersebut juga, ketua pelaksana kegiatan HUT RI ke-72, H Husin SPd MM dalam laporannya mengatakan, kita telah melalui rangkaian kegiatan

peringatan HUT RI ke-72, dimulai mulai dari pengukuhan Paskibraka hingga malam ini dan besok (Jum’at, 18/8/2017) dilanjutkan dengan acara kegiatan ajang sana di Desa

Tanjung Lubuk dengan memberikan bantuan sembako kepada keluarga yang kurang mampu sebanyak 150,” katanya.

 

Tidak hanya itu saja, berbagai aneka perlombaan juga kita adakan untuk memberikan hiburan kepada masyarakat, sebagai wujud dari rasa kegembiraan dalam perayaan HUT

kemerdekaan republik indonesia dan termasuk juga karnaval seni dan budaya, hingga ke perlombaan yang paling seru yakni lomba bidar yang digelar di Sungai Komering,”

katanya. Pada malam resepsi kenegaraan tersebut juga dihadiri oleh tamu undangan yakni para pahlawan veteran, FKPD, anggota DPRD, OPD dan juga masyarakat OKI.

 

Tidak hanya itu saja, kemeriyaan juga terlihat pada saat Bupati OKI, H Iskandar SE bersama FKPD, anggota DPRD yang hadir, pasukan Paskibraka dan juga termasuk insan Pers

membaur bersama dalam menyanyikan lagu kemerdekaan.

Meski tubuhnya kini telah renta, namun tekad dan semangat heroik perjuangannya masih menggelegak. Serma Daud veteran pejuang kemerdekaan RI dari Desa Seri Geni Kecamatan Kota

Kayuagung bersama keluarga tercinta merasa bersyukur, pasalnya ia salah seorang veteran yang mendapatkan berkah, rumahnya telah dipugar institusi Dandim 0402 OKI bergotong royong

melakukan pemugaran. Puncaknya, kado istimewa itu diterimanya di Hari Kemerdekaan RI ke 72 tingkat Kabupaten OKI. Rumah yang baru dipugar tersebut diresmikan Bupati OKI, H.

Iskandar, SE usai upacara peringatan HUT RI ke 72, Kamis, (17/8).

Dandim 0402 OKI, Letkol. Inf. Seprianizar, M. Si mengatakan pugar rumah bagi veteran pejuang ini sebagai bagian ucapan terimakasih kepada veteran yang telah berjuang merebut kemerdekaan.

“Ini sedikit sumbangsih kami generasi saat ini kepada para pejuang sebagai ungkapan terimakasih kepada mereka” Ungkap Seprianizar.

Dikatakan Dandim tahun ini pihaknya telah memugar 5 unit rumah veteran dengan bekerjasama dengan Pemkab dan pihak lainnya.

Bupati Ogan Komering Ilir H. Iskandar, SE merasa terharu saat meresmikan pugar rumah milik Serma Daud. “Kami merasa tidak berdaya ketika melihat Bapak, Ibu Pejuang tanpa jasa mereka ini

tentu kemerdekaan yang kita rayakan hari ini tidak akan kita raih” Ungkap Iskandar. Selaku anak veteran pejuang Iskandar mengatakan dirinya sangat berterimakasih atas perhatian TNI terhadap

veteran pejuang. “Terimakasih kepada Pak Dandim dan Pak Kapolres, ke depan program ini akan kita lanjutkan” Ungkapnya.​

Tujuh Puluh Dua Tahun Indonesia merdeka di Kabupaten OKI dimaknai sebagai upaya menunaikan Janji kemerdekaan untuk mewujudkan pemerataan pembangunan.  “Kita menyadari bahwa keadilan

sosial bagi seluruh masyarakat Kabupaten OKI belum sepenuhnya bisa kita wujudkan. Untuk itu, di tahun ketiga masa kerja kami, Pemerintah fokus untuk melakukan pemerataan pembangunan yang

berkeadilan. Agar masyarakat yang berada di pinggiran, di pelosok, di desa-desa, di kawasan terpencil merasakan hadirnya pemerintah, merasakan buah pembangunan. Untuk mewujudkan semua itu

perlu kerjasama” Ungkap Bupati Ogan Komering Ilir usai Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi RI di Lapangan Pemkab. OKI, Kamis, (17/8).

Keadilan pembangunan tersebut menurut Iskandar harus dirasakan oleh seluruh masyarakat OKI. Seperti pelayanan pendidikan, pelayanan kesehatan, pelayanan sanitasi dan air bersih maupun

pelayanan transportasi, sama baiknya dengan apa yang dirasakan oleh masyarakat yang berada di Kayuagung.

“Kita bersyukur kini masyarakat di tiga kecamatan, Sungai Menang, Cengal, Air Sugihan bisa memiliki rasa bangga pada tanah kelahirannya, karena energi listrik yang sudah menerangi rumah-rumah mereka” Pungkasnya.

Masyarakat di Pedamaran Timur, Sungai Menang dan Cengal juga patut bersyukur karena jalan Kayuagung-Sepucuk-Pedamaran Timur sepanjang 38 Km sudah tembuskan pada tahun ini. 

 

Meski pembangunan jalan tersebut membutuh waktu tidak kurang dari dua dasawarsa (20 tahun) bahkan sudah dirintis sejak kepemimpinan tiga bupati sebelumnya; Rasyid Rais, dilanjutkan F. Rozi

Dahlan, lalu Ishak Mekki (selama dua periode) dan tuntas di masa Iskandar, SE. sebuah perjuangan panjang penuh dengan kebersamaan menurut Iskandar.

Bupati Ogan Komering Ilir mendapat penghargaan Lencana Melati dari Presiden Republik Indonesia yang juga Ketua Majelis Pembimbing Nasional Joko Widodo. Lencana disematkan oleh Kakwarnas Adyaksa Daud dalam Upacara Apel Besar Pramuka dalam rangka Hari Pramuka ke-56 dan Jambore Nasional XI di Cibubur, Jakarta (Senin, 14/8)

H. Iskandar selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kabupaten Ogan Komering Ilir dinilai berjasa dalam mendukung

sekaligus membangun Gerakan Pramuka di OKI. Untuk itu Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka memberikan anugerah Lencana Melati. Dengan demikian sudah 37

penghargaan yang diterima Bupati Iskandar sejak Januari 2014 hingga kini.

“Sebagai Kakak Mabicab Gerakan Pramuka OKI saya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas penghargaan ini. Prestasi berupa Lencana Melati tersebut juga

merupakan bentuk penghargaan dan pengakuan prestasi kepada seluruh anggota Pramuka dan masyarakat OKI,” tegas Iskandar menanggapi pemberian anugerah tersebut.

 

Pramuka menurut Iskandar menjadi alternatif dalam membangun karakter bangsa dan menumbuhkan kembali semangat Pancasila pada generasi Muda. Selain Bupati Iskandar,

Presiden Joko Widodo juga menganugerahkan penghargaan Lencana Melati kepada tokoh lainnya seperti pejabat tinggi negara, gubernur, dan walikota. Dalam kesempatan

tersebut Presiden Joko Widodo berpesan kepada seluruh anggota Pramuka agar berpesan agar gerakan pramuka harus melakukan terobosan, jangan berpikir linear, jangan

terjebak rutinitas dan monoton.

Ketua Kwarcab Kabupaten OKI, H. Husin, S. Pd, MM mengatakan, Lencana Melati Gerakan Pramuka merupakan penghargaan tertinggi Gerakan Pramuka yang diberikan kepada

tokoh-tokoh yang telah berkontribusi besar terhadap Pramuka, dengan memberikan bantuan moril dan materiil, serta finansial untuk kemajuan Gerakan Pramuka di wilayahnya.

“Banyak aspek yang dinilai antara lain, perhatian berupa kebijakan anggaran, fasilititas pendukung gerakan pramuka di daerah juga keaktifan dan prestasi Kwarcab” Jelas Husin.

Husin mengatakan penghargaan yang diterima Bupati OKI ini dapat memotivasi gerakan Pramuka di Kabupaten OKI baik ditingkat Kwartir Daerah hingga ke Kwatir Ranting.

Presiden Joko Widodo pernah kesal kepada seluruh pemimpin daerah baik Gubernur, Bupati/Wali Kota yang lambat dalam merealisasikan anggaran. Kekesalan Presiden tersebut

sepertinya tidak berlaku kepada Bupati OKI, H. Iskandar, SE karena dibawah kepemimpinanya OKI menjadi Kabupaten yang paling cepat dalam menyerap anggaran Anggaran

Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Dari 17 kabupaten/kota di Sumsel, Kabupaten OKI paling tercepat menyerap Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Posisi triwulan ke dua, Juni 2017 ini saja realisasi

anggaran Negara yang terserap sudah mencapai 55 persen atau sekira Rp 240 miliar dari target Rp 413miliar.

Kepala Kantor Direktorat Jenderal Perbendaharaan Palembang, Siti Sundari saat diterima Bupati OKI di Kayuagung, Jum’at (11/8/2017) mengatakan, sangat mengapreasi kinerja
 
Pemkab OKI dalam menyerap dan merealisasikan anggaran pusat ini.
 
 
 
“Kalu OKI itu tidak perlu dikejar laporannya, sebelum jatuh tempo laporan sudah masuk di kami, tepat waktu, lengkap dengan out putnya” Ungkap Sundari. Dikatakan Sundari
 
Daerah dipacu untuk mempercepat realisasi anggaran yang dikucurkan pusat untuk mendorong laju perekonomian di daerah.

“Ketika penyerapan anggaran terganjal, maka akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di masyarakat, sanksi kepada daerah berupa pemangkasan Dana Alokasi Khusus

(DAK) sejumlah yang mengendap itu” Ungkap nya.

Dijelaskan Sundari untuk penyerapan DAK Fisik OKI sudah mencapai 27, 07 Persen, jauh diatas provinsi 21,8 persen dan terendah Kota Prabumulih baru 8,03 persen. Sedangkan

Dana Desa (DD) di OKI sudah terealisasi 57,94 persen ke rekening desa. “Ini capaian luar biasa dalam percepatan pembangunan di Desa” tambahnya.

 

Bupati OKI, H. Iskandar, SE mengatakan, upaya yang dia lakukan untuk menggenjot sarapan anggaran Negara dengan mempercepat proses tender dan pekerjaan.”Ini kepala

OPD kita pecuk Harus bekerja dengan dan sesuai prosedur yang ada,” tandasnya.

Iskandar juga menghindari adanya pola penyerapan anggaran yang masih menumpuk pada akhir tahun anggaran atau pada triwulan IV. Ia menjelaskan jika OPD pengelola
 
APBN memiliki kinerja penyerapan anggaran yang rendah, maka tidak segan-segan untuk menerima koreksi.

Ia menambahkan walaupun besarnya anggaran pusat pada tahun 2017 sedikt menurun dibanding tahun sebelumnya namun dari segi peruntukannya justru lebih berkualitas

karena betul-betul dibutuhkan dan sesuai dengan harapan rakyat dicontohkannya seperti pembangunan jalan Kayuagung Supucuk yang sudah dituntaskan pada tahun ini.

Bupati Ogan Komering Ilir, H. Iskandar, SE akan menerima Penghargaan tertinggi Lencana Melati dari Presiden Joko Widodo yang juga Ketua Majelis Pembimbing Nasional
 
(Mabinas). Penghargaan tersebut akan diserahkan presiden pada Apel Besar Hari Pramuka ke 56 tahun 2017 di Cibubur Jakarta Timur, pekan depan.
 
Iskandar yang juga Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten OKI, dinilai berjasa dalam mendukung sekaligus
 
membangun Gerakan Pramuka di OKI.
 
Ketua Kwarda Sumsel melalui Sekretaris, Amriyadi mengatakan dukungan yang besar dari Iskandar selaku Kamabicab Gerakan Pramuka baik moril maupun materil terhadap
 
gerakan pramuka di Kabupaten OKI. Untuk itu, Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka memberikan anugerah Lencana Melati yang merupakan penghargaan tertinggi bagi
 
anggota pramuka dewasa.
 
“Sejumlah penghargaan tersebut diberikan kepada kepala daerah, tokoh-tokoh dan anggota pramuka yang berkontribusi terhadap pengembangan dan kemajuan gerakan pramuka
 
di daerah” Ungkap Amriyadi saat beraudiensi dengan Bupati Iskandar, Rabu, (9/8).
 
Poin- Poin penilaian menurut Amriyadi antara lain dari segi kebijakan anggaran kepada Pramuka, Bantuan operasional dan prestasi gerakan Pramuka di Kabupaten OKI. “Sejumlah
 
terobosan dan prestasi telah dilakukan oleh Gerakan Pramuka OKI seperti Pramuka Peduli tani. Tentu berkat perhatian Bupati selaku Kamabicab” Ungkapnya.
 
H. Iskandar mengatakan penghargaan yang akan dia terima merupakan bentuk penghargaan dan pengakuan prestasi kepada seluruh anggota Pramuka dan masyarakat
 
OKI. Iskandar yang mengaku sudah ikut Pramuka sejak kelas 3 SD ini, menilai Gerakan Pramuka adalah organisasi pembentuk Kader Bangsa
 
“Wawasan kebangsaan, cinta tanah air identitas bangsa itu ada dalam Pramuka. Saya katakan Pramuka pembentuk karakyer bangsa” Tegasnya.
 
Iskandar mengingatkan bahwa generasi muda adalah calon-calon pemimpin di masa yang akan datang. Tentunya sebagai calon pemimpin harus menempa diri, membina diri dan
 
mempersiapkan diri agar menjadi pemimpin yang tangguh, berakhlak dan berkarakter. “Semua nya didapatkan digerakan Pramuka” katanya
Bidan adalah satu aspek yang sangat penting dalam pembangunan kesehatan terutama di desa. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati OKI, H Iskandar SE saat membuka acara
 
seminar dalam rangka memperingati hari ikatan bidan indonesia (IBI) ke-66 di Gedung Kesenian Kayuagung, Selasa (8/8/2017).
 
Lebih lanjut dikatakannya, tidak hanya itu bidan dalam hal ini melakukan pendampingan, mengedukasi ibu mulai dari mengandung, melahirkan hingga masa menyusui,” katanya.
 
Oleh karena itu, kata H Iskandar SE, dirinya sangat mengapresiasi para bidan ini yang telah mengabdikan diri kepada masyarakat. “Saya tentunya sangat mengapresiasi dan
 
mensuport demi dunia kesehatan di OKI karena ini adalah sasaran utama saya untuk menumbuhkan Kabupaten OKI yang manusianya sehat, dan bermartabat,” ujarnya.
 
Menurutnya, tugasnya sebagai pemerintah adalah untuk membangun sarana di bidang kesehatan yang berkualitas. “Menjadi buah pemikiran kami pemerintah untuk ke depan
 
terkait hal-hal untuk mendukung bidan-bidan di Kabupaten OKI. Kepada semua stakeholder terkait mari bekerja dengan nilai kemanusiaan untuk mengembangkan hasil karya
 
kita demi anak-anak yang berkwalitas,” tegas Iskandar.
 
Dirinya juga mengharapkan agar para bidan mampu melaksanakan tugas sesuai dengan fungsinya. “Kami mengharapkan ibu-ibu bidan ini juga bisa bekerja dengan hati bekerja
 
dengan ikhlas insyaallah bisa mewujudkan cita-cita kita semua,” jelasnya.
 
“Yang menjadi PR kita adalah untuk terus menekan angka kematian bayi hingga mencapai target 0 persen. Ke depan, insyaallah dengan berbagai program dan nilai kasih sayang
 
ini akan lebih ditekan dengan target kita,” pungkasnya.
 
 
Momen hari ulang tahun (HUT) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) yang ke-66 dimanfaatkan IBI Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) untuk semakin memantapkan IBI sebagai frofesi
 
bidan dan IBI yang pofesional. Dikatakan, Ketua IBI OKI, Hj rosmiati husni AMKeb bahwa, umur 66 tahun bukanla umur yang muda. “Oleh karena itu, bidan harus mampu
 
bekerja propfesional dan memberikan yang terbaik kepada masyarakat,” katanya.
 
Seminar dengan tema, Anak Asi Bidan Hebat menghadirkan narasumber yaitu Dr Lula Kamal MSc. “Kami ucapkan terimakasih kepada narasumber dan para tamu undangan
 
yang telah bersedia datang untuk turut memperingati HUT IBI di Kabupaten OKI,” ucapnya.